Apa Lagi ini, ”Sekali Selamat Tetap Selamat” (?)

Oleh : Martin Simamora

 John  ten twenty  eight

Sekali selamat tetap selamat!Apa yang segera terlintas dalam benak anda ketika mendengarkanya? Saya cukup yakin untuk mengatakan bahwa anda akan segera memberikan penilaian yang amat buruk tentang ini. Tetapi saya pun akan berpikiran sama jikalau KANDUNGANNYA  menunjukan sebuah kehidupan orang Kristen yang serampangan. Hidup bebas atau tidak perlu memusingkan dosa sebab sudah dipilih  oleh Bapa; jikapun berbuat dosa tinggal minta ampun saja; bermakna bahwa karena sudah ditebus Kristus dan sudah dikuduskan maka tidak perlu lagi memusingkan bagaimana mengejar kekudusan  dan bergumul  melawan kejahatan dan dosa; bahkan ada yang berani mengatakan tidak perlu lagi bergumul melawan dosa sebab yang bersalah tubuh namun roh tidak. Jika ini yang dimaksud maka JELAS TIDAK MEMILIKI PIJAKAN SAMA SEKALI DARI KITAB SUCI APALAGI MENGKLAIM INI SEBAGAI DIANJURKAN OLEH YESUS.

Namun yang sebenarnya sama sekali tidak demikian. “Sekali selamat tetap selamat!” adalah  benar bersumber dari Alkitab dan memang Yesus Kristus sendiri menyatakannya dengan sangat tegas. Namun dalam hal ini jangan pernah terlintas dengan demikian anda menjadi merdeka untuk berdosa seolah itu sebuah “lisensi untuk berdosa”  dan tidak memiliki tanggungjawab dalam kehidupan berimanmu untuk berbuah dan berbuah semakin lebat. “Sekali selamat tetap selamat!bukanlah sebuah slogan  omong kosong; bahkan kita nanti akan melihat dan menyadari bahwa istilah tersebut sebetulnya telampau sederhana dijadikan dasar untuk terburu-buru mengecamnya tanpa sebuah pemeriksaan yang jujur; anda dan saya setidak-tidaknya harus meninjau kesaksian yang ada dalam Alkitab; apakah KANDUNGAN sebenarnya dibalik pernyataan yang seringkali diledek dan dihina; jangan sampai  tidak tahu SIAPAKAH SESUNGGUHNYA   yang sedang anda ledek dan hina!

Apakah yang Yesus katakan  sebenarnya terkait “sekali selamat tetap selamat?” Apakah benar ada terdapat  firman Yesus yang memiliki indikasi demikian? Mari kita lihat:

  • Yoh10:27-30 ” Domba-domba-Ku MENDENGARKAN suara-Ku dan Aku MENGENAL mereka dan mereka MEGIKUT Aku,dan Aku  memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa   sampai selama-lamanya dan SEORANG PUN TIDAK AKAN MEREBUT mereka dari tangan-KuBapa-Ku, yang memberikan mereka kepada-Ku, LEBIH BESAR dari pada siapapun, dan seorangpun TIDAK DAPAT MEREBUT mereka dari TANGAN Bapa.Aku dan Bapa adalah satu.”
  • 1Yohanes 5:9–  “Kita menerima kesaksian manusia, tetapi kesaksian Allah lebih kuat. Sebab demikianlah kesaksian yang diberikan Allah tentang Anak-Nya. Barangsiapa percaya kepada Anak Allah, ia mempunyai kesaksian itu di dalam  dirinya; barangsiapa tidak percaya kepada Allah, ia membuat Dia menjadi pendusta, karena ia tidak percaya akan  kesaksian yang diberikan Allah tentang Anak-Nya. Dan inilah kesaksian itu: Allah telah mengaruniakan hidup yang  kekal kepada kita dan hidup itu ada di dalam Anak-Nya.Barangsiapa memiliki Anak, ia memiliki hidup; barangsiapa  tidak memiliki Anak, ia tidak memiliki hidup.
  • Yohanes 6:37SEMUA yang diberikan Bapa kepada-Ku akan datang kepada-Ku, dan barangsiapa datang kepada-Ku, ia TIDAK AKAN Kubuang.
  • Yohanes 17:2 “Sama seperti Engkau telah memberikan kepada-Nya kuasa atas segala yang hidup, demikian pula Ia akan  memberikan hidup yang kekal kepada SEMUA yang telah Engkau BERIKAN  kepada-Nya. Inilah hidup yang kekal itu, yaitu  bahwa mereka MENGENAL ENGKAU, satu-satunya Allah yang benar, dan MENGENAL Yesus Kristus yang telah Engkau utus.”
  • Yohanes 17:9-12  ” Aku berdoa untuk MEREKA. Bukan untuk DUNIA Aku berdoa, TETAPI untuk MEREKA, yang TELAH  Engkau BERIKAN kepada-Ku, sebab MEREKA adalah MILIK-Mu. dan SEGALA  milik-Ku adalah milik-Mu dan milik-Mu adalah milik-Ku, dan Aku telah dipermuliakan di dalam mereka. Dan AKU TIDAK ADA LAGI DI DALAM DUNIA, tetapi MEREKA MASIH ADA DIDALAM DUNIA, dan Aku datang kepada-Mu. Ya Bapa yang kudus, PELIHARALAH MEREKA dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah  Engkau berikan kepada-Ku, supaya  MEREKA MENJADI SATU SAMA SEPERTI KITA. Selama Aku bersama mereka, Aku memelihara  mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku; AKU TELAH MENJAGA MEREKA dan TIDAK ADA SEORANGPUN dari mereka yang BINASA SELAIN dari pada dia yang telah ditentukan untuk binasa, SUPAYA GENAPLAH yang  tertulis dalam Kitab Suci (Mz109:8 Biarlah umurnya berkurang, biarlah jabatannya diambil orang lain- John Gill).
  • Yohanes 18:9 “Demikian hendaknya SUPAYA GENAPLAH firman yang telah dikatakan-Nya: “Dari MEREKA YANG ENGKAU SERAHKAN KEPADA-Ku, TIDAK SEORANGPUN yang KUBIARKAN BINASA.”

Sejumlah Poin Teramat penting yang Yesus sendiri sampaikan berdasarkan teks-teks diatas adalah :

  • Domba-Domba atau orang-orang percaya disini adalah mereka yang memiliki  kualifikasi dalam ketetapan yang YESUS sendiri tentukan : (a) MENDENGAR SUARANYA; (b) YESUS MENGENAL MEREKA; (c) MEREKA MENGIKUT YESUS; (d)MEREKA DIBERI HIDUP KEKAL OLEH YESUS (e) MEREKA TIDAK AKAN BINASA SELAMA-LAMANYA (f)TIDAK ADA YANG BISA MEREBUT MEREKA (g)BAPA YANG MEMBERIKAN MEREKA KEPADA YESUS (h)BAPA LEBIH BESAR DARIPADA SIAPAPUN (i)TIDAK ADA YANG DAPAT MEREBUT MEREKA DARI TANGAN BAPA (j) Bapa dan Yesus adalah Satu.

Nah…saya akan menunjukan aspek bantahan terhadap tudingan bahwa terkait “sekali selamat tetap selamat” dipandang sebagai kehidupan  rohani Kristen yang serampangan bergelimang dosa dan tidak memperhatikan buah-buah kehidupan beriman. Saya minta anda perhatikan dua poin yang Yesus kemukakan, yaitu : (a) MENDENGAR SUARANYA dan (c) MENGIKUT YESUS, dalam hal ini kita melihat sebuah kehidupan dalam Yesus dimana para domba mendengar SUARA YESUS dan akibat MENDENGAR adalah MENGIKUT YESUS.  Tidak  hanya mereka ini pendengar  firman tetapi pelaku firman.

  • Percaya kepada Allah itu bukan sebuah proses PEMAHAMAN  atau INTELEKTUAL atau KEMAMPUAN MANUSIA UNTUK PERCAYA KEPADA ALLAH. Ini  adalah hal yang berlangsung secara  ilahi yaitu tindakan TUHAN pada diri manusia  untuk membuatnya mengenal Allah : “Barangsiapa percaya kepada Anak Allah, ia mempunyai kesaksian itu di dalam dirinya.

  •  Semua orang yang diberikan Bapa kepada Yesus akan datang kepada Yesus dan tidak akan dibuang

  • Bapa memberikan hidup kekal kepada domba-domba yang Dia berikan kepada Yesus. Hidup kekal itu adalah mengenal Bapa sebagai satu-satunya Allah dan   mengenal YESUS KRISTUS yang dikirim Bapa kedalam dunia ini.
  • Yesus berdoa untuk PARA DOMBANYA bukan UNTUK DUNIA sebab para domba itu MILIK BAPA; apa  yang menjadi milik Bapa adalah milik Yesus. YESUS BERDOA AGAR DOMBA-DOMBANYA TIDAK ADA SATUPUN YANG BINASA KECUALI YANG DITENTUKAN BINASA SUPAYA GENAP APA  YANG TERTULIS DALAM  KITAB SUCI. Disini kita melihat  baik Bapa dan Yesus adalah pemilik dan pemelihara domba-domba ini; bahwa Yesus berdoa bagi domba-domba ini. Ini memastikan bahwa memang tidak mungkin ada domba yang Bapa serahkan pada Yesus dapat binasa sebab Yesus katakan tidak ada yang dapat merebut mereka dari tangan Bapa.

Sebelum anda terus-menerus meragukan  perkataan-perkataan Yesus, sangat dianjurkan untuk memperhatikan penjelasan  Yesus :

  • Yohanes 5:19-21  “Maka Yesus menjawab mereka, kata-Nya: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya Anak tidak dapat mengerjakan sesuatu dari diri-Nya sendiri, jikalau tidak Ia melihat Bapa mengerjakannya; sebab apa yang dikerjakan  Bapa, itu juga yang dikerjakan Anak.Sebab Bapa mengasihi Anak dan Ia menunjukkan kepada-Nya segala sesuatu yang dikerjakan-Nya sendiri, bahkan Ia akan menunjukkan kepada-Nya pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar lagi dari pada  pekerjaan-pekerjaan itu, sehingga kamu menjadi heran. Sebab sama seperti Bapa membangkitkan orang-orang mati dan menghidupkannya, demikian juga Anak menghidupkan barangsiapa yang dikehendaki-Nya.
  • Yohanes 6:62 “Dan bagaimanakah, jikalau kamu melihat Anak Manusia naik ke tempat di mana Ia sebelumnya berada?
  • Yohanes 8:17-18 “Dan dalam kitab Tauratmu ada tertulis, bahwa kesaksian dua orang adalah sah; Akulah yang bersaksi tentang diri-Ku sendiri, dan juga Bapa, yang mengutus Aku, bersaksi tentang Aku.”
  • Yohanes 8:29 “….Ia tidak membiarkan Aku sendiri, sebab Aku senantiasa berbuat apa yang berkenan kepada-Nya.”
  • Yohanes 8:40 “…Aku, seorang yang mengatakan kebenaran kepadamu, yaitu kebenaran yang Kudengar dari Allah;  pekerjaan yang demikian tidak dikerjakan oleh Abraham.”
  • Yohanes 8:42 …”sebab Aku keluar dan datang dari Allah…”
  • Yohanes 13:3 “Yesus tahu, bahwa Bapa-Nya telah menyerahkan segala sesuatu kepada-Nya dan bahwa Ia datang dari Allah dan kembali kepada Allah.”
  • Yohanes 14:9-11  “Kata Yesus kepadanya: “Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak  mengenal Aku? Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu  kepada kami. Tidak percayakah engkau, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku? Apa yang Aku katakan kepadamu, tidak Aku katakan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang diam di dalam Aku, Dialah yang melakukan pekerjaan-Nya.  Percayalah kepada-Ku, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku; atau setidak-tidaknya, percayalah karena  pekerjaan-pekerjaan itu sendiri.

Yesus Kristus Gembala yang tidak dikuasai Kematian dan sang Pemilik Hidup mengenali dan memimpin Domba- Dombanya; memastikan keamanan keselamatan domba-dombanya!

  • Matius 7:21-23Bukan setiap orang  yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga. Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku TIDAK PERNAH MENGENAL  kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!”
  • Yohanes 10:4-5 “Jika semua dombanya telah dibawanya ke luar, ia berjalan di depan mereka dan domba-domba itu mengikuti dia, karena mereka MENGENAL suaranya.Tetapi seorang asing pasti tidak mereka ikuti, malah mereka lari dari padanya, karena suara orang-orang asing TIDAK mereka KENAL.”
  • Yohanes 10:14-15Akulah gembala yang baik dan Aku MENGENAL domba-domba-Ku dan domba-domba-Ku  MENGENAL Aku sama  seperti Bapa mengenal Aku dan Aku mengenal Bapa, dan Aku memberikan nyawa-Ku bagi domba-domba-Ku.
  • Yohanes 10:17-18 “Bapa mengasihi Aku, oleh karena Aku memberikan nyawa-Ku untuk menerimanya kembali. Tidak seorangpun  mengambilnya dari pada-Ku, melainkan Aku memberikannya menurut kehendak-Ku sendiri. Aku berkuasa memberikannya dan  berkuasa mengambilnya kembali. Inilah tugas yang Kuterima dari Bapa-Ku.”

Dan reaksi pendengar kala itu sangatlah negatif dan berkonflik:

  • Yohanes 10:19 ” Maka timbullah pula pertentangan di antara orang-orang Yahudi karena perkataan itu. Banyak di antara  mereka berkata: Ia kerasukan setan dan gila; mengapa kamu mendengarkan Dia? Yang lain berkata: “Itu bukan perkataan  orang yang kerasukan setan; dapatkah setan memelekkan mata orang-orang buta?”

Bukan Hanya Gembala yang Baik  Tetapi Sekaligus Sumber Hidup bagi para domba-dombanya; Yesus menggambarkan diri-Nya  Pokok Anggur:

  • Yohanes 10:9-11 ” Akulah pintu; barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput. Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka  mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan  nyawanya bagi DOMBA-DOMBANYA
  • Yohanes 15: 1-8 “Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah pengusahanya.  Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuahKamu memang  sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu. Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak  berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku.Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya.  Barangsiapa  tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat  apa-apa. Barangsiapa tidak tinggal di dalam Aku, ia dibuang ke luar seperti ranting dan menjadi kering, kemudian dikumpulkan orang dan dicampakkan ke dalam api lalu dibakar. Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal  di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya. Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku.”

Sang Gembala  Bukan Dari Dunia Ini; Dia Terang Dunia dan Domba-Dombanya Tidak Akan Berjalan Dalam Kegelapan; Dia  adalah Kunci ke Sorga Kediaman-Nya:

  • Yohanes 8:12 ” Maka Yesus berkata pula kepada orang banyak, kata-Nya: “Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup.”
  • Yohanes 8:21 “”Aku akan pergi dan kamu akan mencari Aku …Ke tempat Aku pergi, TIDAK MUNGKIN kamu datang.”
  • Yohanes 8:23 “Lalu Ia berkata kepada mereka: “Kamu berasal dari bawah, Aku dari atas; kamu dari dunia ini, Aku bukan dari dunia ini.”

Gembala ini Tidak Berdosa Sama Sekali:

  • Yohanes 8:46Siapakah di antaramu yang membuktikan bahwa Aku berbuat dosa? “

Gembala Memilih domba-domba/murid-murid, bukan sebaliknya Untuk Ditetapkan Pergi dan Menghasilkan Buah Secara tetap; sama pentingnya  harus dipahami bahwa  Yesus TAHU SANGAT BAIK domba/ murid yang dia pilih – Juga TAHU SEKALI akan apa yang TELAH DITETAPKAN HARUS TERJADI KELAK dan MENGASIHI para dombanya:

  • Yohanes 15:16Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah MENETAPKAN kamu, supaya  kamu PERGI dan MENGHASILKAN BUAH dan buahmu itu TETAP,supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku,  diberikan-Nya kepadamu.
  • Yohanes 13:1 “Sama seperti Ia SENANTIASA mengasihi murid-murid-Nya demikianlah sekarang Ia mengasihi mereka sampai  kepada kesudahannya.
  • Yohanes 13:7 “Jawab Yesus kepadanya: “Apa yang Kuperbuat, engkau tidak tahu sekarang, tetapi engkau akan mengertinya  kelak.”
  • Yohanes 13 :11 ” Sebab IA TAHU, siapa yang akan menyerahkan Dia. Karena itu Ia berkata: “Tidak semua kamu bersih.”
  • Yohanes 13:18 “…AKU TAHU, siapa yang telah Kupilih…”
  • Yohanes 13:19 “Aku mengatakannya kepadamu sekarang juga sebelum hal itu terjadi, supaya jika hal itu terjadi, kamu  percaya, bahwa Akulah Dia.”
  • Yohanes 13:21AKU BERKATA kepadamu, SESUNGGUHNYA seorang di antara kamu akan menyerahkan Aku”
  • Yohanes 13:25 “…Tuhan, siapakah itu?”
  • Yohanes 13:26Jawab Yesus: “Dialah itu, yang kepadanya Aku akan memberikan roti, sesudah Aku mencelupkannya.”
  • Yohanes 13:26 “…Sesudah berkata demikian Ia mengambil roti, mencelupkannya dan memberikannya kepada Yudas, anak  Simon Iskariot.”
  • Yohanes 13:27 “Dan sesudah Yudas menerima roti itu, ia kerasukan Iblis. Maka Yesus berkata kepadanya: “Apa yang  hendak kau perbuat, perbuatlah dengan segera.”
  • Yohanes 6:64 “Tetapi di antaramu ada yang tidak percaya.” Sebab Yesus TAHU DARI SEMULA, siapa yang tidak percaya dan  siapa yang akan menyerahkan Dia.”

Mengapa Para Domba Memerlukan Gembala Sedahsyat ini?

Karena sebagaimana halnya domba sesungguhnya yang lemah dan memerlukan gembala yang handal untuk menuntun dan melindunginya dari pemangsa, demikian jugalah dengan domba-domba yaitu orang-orang percaya yang dipilih oleh Yesus sendiri sangat lemah dan sewaktu-waktu dapat dimangsa para predator ganas yang mustahil terantisipasi oleh para domba selain sang Gembala:

  • Matius 24:24-26 “Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda  yang dahsyat dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang-orang pilihan juga.  Camkanlah, Aku sudah mengatakannya terlebih dahulu kepadamu.Jadi, apabila orang berkata kepadamu: Lihat, Ia ada di  padang gurun, janganlah kamu pergi ke situ; atau: Lihat, Ia ada di dalam bilik, janganlah kamu percaya.

Satu catatan penting disini adalah : penjaminan Yesus dan Bapa atas domba-dombanya ini TIDAK LANTAS MENYINGKIRKAN KENYATAAN HIDUP BERIMAN  YANG SESUNGGUHNYA PENUH DENGAN TANTANGAN DAN HALANGAN-HALANGAN YANG TIDAK RINGAN DALAM PERJALANAN IMAN PARA DOMBA PILIHAN ATAU ORANG-ORANG KRISTEN SEJATI/ASLI. Sebuah kehidupan  rohani yang penuh tantangan dan ancaman. Sekalipun Yesus mengetahuinya,tidak lantas dia meminta Bapa melenyapkan ancaman atau mengambil mereka dari dunia ini:

  • Yohanes 17: 17:15 Aku tidak meminta, supaya Engkau mengambil mereka dari dunia, tetapi supaya Engkau melindungi mereka dari pada yang jahat. 17:16 Mereka bukan dari dunia, sama seperti Aku bukan dari dunia. 17:17 Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran. 17:18 Sama seperti Engkau telah mengutus Aku ke dalam dunia, demikian pula Aku telah mengutus mereka ke dalam dunia; 17:19 dan Aku menguduskan diri-Ku  bagi mereka, supaya merekapun dikuduskan dalam kebenaran. 17:20 Dan bukan untuk mereka ini saja Aku berdoa, tetapi juga untuk orang-orang, yang percaya kepada-Ku oleh pemberitaan mereka.

Kita melihat bahwa pemilihan dan penjamin  atas keselamatan kekal yang tidak bisa dirampas ini, tidak membuat domba-domba ini sama sekali  menjadi tidak berhadapan dengan kerasnya kehidupan, kesukaran, kegagalan-kegagalan sesaat, dan tentu saja para serigala yang haus akan darah mereka di dunia ini; YESUS TIDAK MEMINTA BAPA MENGAMBIL MEREKA DARI DUNIA TETAPI MEMINTA AGAR BAPA MELINDUNGI MEREKA DARI PADA  YANG JAHAT.  Tidakkah ini sebuah  Penjaminan yang sangat sangat AMAN? Tidakkah ini sebuah Penjaminan yang dimintakan oleh Yesus kepada Bapa; sebuah permintaan YANG PASTI TERJADI DAN BUKAN MUNGKIN! Bahkan penjaminan ini menjangkau ORANG-ORANG PERCAYA YANG AKAN DATANG OLEH PEMBERITAAN INJIL MEREKA!  Inilah salah satu elemen yang menjadi kandungan “sekali selamat tetap selamar.” Dengan kata lain itu bukan jargon kosong; kalaupun itu adalah jargon maka itu sebetulnya sebuah ekspresi sederhana untuk sebuah karya Yesus yang teramat megah dalam mengamankan keselamatan kekal yang telah kita miliki agar tidak hilang dan binasa!

Gembala itu Bukan Hanya Pelindung Keselamatan Tetapi Sekaligus Pokok Keselamatan Abadi Bagi Para Domba-Nya:

  • Ibrani 5:7-9  “Dalam hidup-Nya sebagai manusia, Ia telah mempersembahkan doa dan permohonan dengan ratap tangis dan  keluhan kepada Dia, yang sanggup menyelamatkan-Nya dari maut, dan karena kesalehan-Nya Ia telah didengarkan. Dan  sekalipun Ia adalah Anak, Ia telah belajar menjadi taat dari apa yang telah diderita-Nya, dan sesudah Ia mencapai kesempurnaan-Nya, Ia menjadi pokok keselamatan yang abadi bagi semua orang yang taat kepada-Nya,”(bandingkan dengan  Yohanes 15:6)

Gembala Itu sang Kebenaran yang Memerdekakan Domba-Domba-Nya dari Perbudakan Dosa dalam Pengembalaan-Nya:

  • Yohanes 8:34  “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya setiap orang yang berbuat dosa, adalah HAMBA dosa.
  • Yohanes 8:31-32,36 “Maka kata-Nya kepada orang-orang Yahudi yang percaya kepada-Nya: “Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan  kamu.”… Jadi apabila ANAK ITU MEMERDEKAKAN KAMU, kamupun benar-benar merdeka.”

Dalam hal ini pemilihan dan penjamin atas domba-domba ini tidak lantas membuat orang-orang percaya dapat menikmati kehidupan yang sesuka-sukanya dimana ini termasuk bebas untuk melakukan hal jahat atau dosa seolah itu perkara gampang sebab sebagai orang-orang yang dipilih tinggal meminta pengampunan. JELAS HAL SEMACAM INI TIDAK DIMUNGKINKAN SAMA SEKALI. Sebab sang Gembala sangat peduli dengan KUALITAS HIDUP ROHANI PARA DOMBA GEMBALAANYA; sebab dia Gembala dari Sorga dengan nilai-nilai sorga. Itu sebabnya sang Gembala berkata  atau meminta para dombanya – para domba milik Bapa ini untuk tinggal tetap dalam firman Yesus dan mengingatkan jika mereka berbuat dosa mereka adalah HAMBA dosa. PENYELESAIAN ATAS SOAL ini-keadaan yang HAMBA DOSA pun bukan pada domba-dombanya.

JANTUNG SOLUSI penanggulangan dosa ada pada ANAK ;  ANAK memerdekakan  para domba itu dari PERHAMBAAN DOSA. Dengan kata lain PERHAMBAAN DOSA hanya dapat dipatahkan atau diatasi  oleh Yesus. Kita melihat ada sebuah perubahan STATUS yaitu dari HAMBA DOSA menjadi HAMBA ANAK; Dari HAMBA DOSA menjadi MILIK ANAK. Nah..dalam kehidupan yang berstatus sebagai MILIK ANAK pun Yesus mengingatkan agar jangan melakukan dosa sebab melakukan dosa adalah sebuah tabiat hamba dosa sementara mereka adalah MILIK ANAK – sudah merdeka dari perhambaan dosa dan tinggal didalam firman yang akan membentuk mereka sehingga meninggalkan perilaku lama sebagai hamba dosa.

Gembala itu sang Hakim Akhir Zaman dan Dia Mengenali Domba-Domba-Nya

  • Matius 25:31 ” Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan bersemayam di atas takhta kemuliaan-Nya.Lalu semua bangsa akan dikumpulkan di hadapan-Nya dan Ia akan  MEMISAHKAN mereka seorang dari pada seorang, sama seperti GEMBALA MEMISAHAKAN  domba dari kambing, dan Ia akan  menempatkan domba-domba di sebelah kanan-Nya dan kambing-kambing di sebelah kiri-Nya.

Selain Domba-Domba Gembalaan Yesus, yang lain Adalah Gembalaan Iblis. Setiap Orang Yang  Menjadi Gembalaan Iblis Mustahil Memahami Suara  atau Perkataan Gembala Yesus Selain Domba-Domba Yang Telah Dipilih Yesus:

  • Yohanes 8:43 ” Apakah sebabnya kamu TIDAK MENGERTI bahasa-Ku? Sebab kamu TIDAK DAPAT firman-Ku.”
  • Yohanes 8:44Iblislah yang menjadi bapamu dan kamu ingin melakukan keinginan-keinginan bapamu. Ia adalah pembunuh  manusia sejak semula dan tidak hidup dalam kebenaran, sebab di dalam dia tidak ada kebenaran. Apabila ia berkata  dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta dan bapa segala dusta.”
  • Yohanes 8:47 “Barangsiapa BERASAL dari Allah, ia mendengarkan firman Allah; itulah sebabnya kamu tidak  mendengarkannya, karena KAMU TIDAK BERASAL dari Allah.”

Terkait pernyataan Yesus  yang mengguncangkan ini spontan para pendengar akan menuding perkataan Yesus ini sebagai  yang berasal dari Setan:

  • Yohanes 8:48 “Orang-orang Yahudi menjawab Yesus: “Bukankah benar kalau kami katakan bahwa Engkau orang Samaria dan  kerasukan setan?”
  • Yohanes 8:49Jawab Yesus: “Aku tidak kerasukan setan, tetapi Aku menghormati Bapa-Ku dan kamu tidak menghormati  Aku.”

Siapapun Yang Tidak Percaya Akan Siapa Dia dan Karya-Nya dan Kuasa-Nya, Yesus sang Gembala Memastikan mereka Akan  Mati-Mengalami Maut :

  • Yohanes 8:21 …tetapi kamu akan mati dalam dosamu
  • Yohanes 8:24 ” Karena itu tadi Aku berkata kepadamu, bahwa kamu akan mati dalam dosamu; sebab jikalau kamu TIDAK PERCAYA, bahwa Akulah Dia, kamu AKAN MATI dalam dosamu.”
  • Yohanes 8:51 “Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa MENURUTI FIRMAN-Ku, ia TIDAK AKAN mengalami maut sampai  selama-lamanya.”

Tahukah anda bahwa perkataan Yesus semacam ini KEMBALI membuat dia dituding sebagai kerasukan setan; perkataan-Nya berasal  dari Setan:

  • Yohanes 8:52“Kata orang-orang Yahudi kepada-Nya: “Sekarang kami tahu, bahwa Engkau kerasukan setan.”

Tidakkah anda dapat juga bereaksi demikian bila saya menyampaikan  firman Yesus ini? Ya…mengatakan pemaparan  saya  ini sebagai ajaran Setan(?)

Dan karena pengajaran semacam ini dianggap sebagai berasal dari Setan (sebab dipandang sebagai pengajaran yang dapat membuat orang Kristen bebas berbuat dosa ( padahal jelas tidak ada indikasinya) dan mengabaikan nilai perbuatan baik dalam kehidupan beriman ( sekali lagi, jelas  tudingan ini tidak punya dasar sama sekali selain fitnah). Juga  dianggap dari Setan sebab pengajaran Yesus ini berlawanan dengan para pengajar Alkitab  atau bahkan mungkin diajarkan juga oleh  pendeta; sebab pengajaran YESUS KRISTUS secara mutlak menganulir pandangan bahwa  berbuat dosa atau melakukan hal jahat membuat seorang Kristen lantas KEHILANGAN keselamatan. Untuk yang terakhir ini tentu kembali sebagaiman telah saya singgung dibagian atas : harus diingat bahwa Yesus sama sekali tidak mengatakan berbuat  dosa atau jahat adalah hal yang berkenan, sebaliknya Yesus s meminta kita untuk tinggal didalamnya  sebagai bagian keselamatan kekal, pasti dan tidak dapat hilang apalagi terampas!

Tidak dapat hilang sebab sedari semula para domba-domba itu adalah dipilih  oleh Bapa dan diserahkan kepada Yesus; dijaga oleh Yesus dan oleh Bapa; tidak ada yang dapat  merampas dari tangan Yesus dan dari tangan Bapa! Inilah yang dimaksud  bahwa keselamatan itu tidak dapat hilang  dan tidak dapat binasa; dan tidak dapat hilang dan binasa ini termasuk ketika si domba yang lemah  ini melakukan kesalahan dan dosa; tidak berarti ini sinyal untuk kembali hidup dalam kubangan dosa sebab Yesus tegas-tegas tidak membenarkannya, melainkan dia menguduskannya sehingga hidup dalam kekudusan miliknya.

Dan yang perlu diperhatikan adalah: bahwa yang diserahkan Bapa kepada Yesus adalah orang-orang berdosa dan orang-orang yang dalam belenggu dosa. Status tidak lagi hamba dosa bukan karena upaya mereka mengubah perilaku jahat menjadi baik; tetapi dimulai dari ANAK MEMBEBASKAN MEREKA sehingga menjadi jelas dan pasti bahwa mereka menjadi milik Bapa.

Jadi jelas saat Bapa menyerahkan domba-domba ini kepada Yesus tidak ada nilai tinggi/mulia dalam diri mereka semua, sebab dalam keadaan berdosalah  mereka dipilih Bapa dan diserahkan kepada Yesus sebagaimana Yesus indikasikan dalam teks-teks paling awal pada artikel ini.  Dengan kata lain para domba ini MEMANG BUTUH DAN HARUS DIGEMBALAKAN agar mereka MAMPU TERUS-MENERUS MENINGGALKAN  CARA-CARA LAMA MELALUI MENDENGAR SUARANYA DAN MENGIKUT DIA! Bukan hanya mendengar dan perbuatan kosong!

Gembala Yang Memberikan Dirinya Sebagai Makanan Yang Membuat Keselamatan Para Domba  Kekal; Makanan Yang Asing Bagi Dunia dan Tidak Masuk Akal  Bagi Dunia; Pekerjaan Yang Bukan Perbuatan Baik Untuk Selamat Kekal:

  • Yohanes 6:27-  “Bekerjalah, bukan untuk makanan yang akan dapat binasa, melainkan untuk makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal, yang AKAN DIBERIKAN Anak Manusia kepadamu; sebab Dialah yang disahkan oleh Bapa, Allah,  dengan meterai-Nya.”
  • Yohanes 6:28 “Lalu kata mereka kepada-Nya: “APAKAH YANG HARUS KAMI PERBUAT, supaya kami MENGERJAKAN PEKERJAAN yang  DIKEHENDAKI Allah?”
  • Yohanes 6:29Jawab Yesus kepada mereka: “Inilah PEKERJAAN YANG DIKEHENDAKI Allah, yaitu HENDAKLAH KAMU PERCAYA  kepada Dia yang telah diutus Allah.”
  • Yohanes 6:33 “Karena roti yang dari Allah ialah roti yang turun dari sorga dan yang memberi hidup kepada dunia.”
  • Yohanes 6:34 “Maka kata mereka kepada-Nya: “Tuhan, berikanlah kami roti itu senantiasa.”
  • Yohanes 6:35 “Kata Yesus kepada mereka: “Akulah roti hidup; barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi,  dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi.”

“Sekali Lagi, Hanya Domba Yang Dipilih atau Diberikan Bapa kepada Yesus saja  yang Akan Percaya,”ungkap Yesus Kristus:

  • Yohanes 6:36  “Tetapi Aku telah berkata kepadamu: Sungguhpun kamu telah melihat Aku, kamu tidak percaya.
  • Yohanes 6:37 “Semua yang diberikan Bapa kepada-Ku akan datang kepada-Ku, dan barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan Kubuang.”

Dalam Hal Ini, FAKTA SEMACAM ini adalah KEHENDAK BAPA DI SORGA :

  • Yohanes 6:38 “Sebab Aku telah turun dari sorga bukan untuk melakukan kehendak-Ku, tetapi untuk melakukan kehendak Dia yang telah mengutus Aku.”
  • Yohanes 6:39 ” Dan inilah kehendak Dia yang telah mengutus Aku, yaitu supaya dari semua yang telah diberikan-Nya kepada-Ku jangan ada yang hilang,”
  • Yohanes 6:40 ” Sebab inilah kehendak Bapa-Ku, yaitu supaya setiap orang, yang melihat Anak dan yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal, dan supaya Aku membangkitkannya pada akhir zaman.”

FAKTA yang DISAMPAIKAN YESUS itu Sungguh Menggusarkan; Sungguh Menjengkelkan & Berujung Pada Perendahan Pribadi  Yesus sebagai semata manusia saja; Untuk Mematahkan Kredibilitas Firman Yesus Tersebut:

  • Yohanes 6:41 “Maka bersungut-sungutlah orang Yahudi tentang Dia, karena Ia telah mengatakan: “Akulah roti yang telah turun dari sorga.”
  • Yohanes 6:42 “Kata mereka: “Bukankah Ia ini Yesus, anak Yusuf, yang ibu bapanya kita kenal? Bagaimana Ia dapat berkata: Aku telah turun dari sorga?”

YESUS KRISTUS TAHU DAN PAHAM BETAPA SUKARNYA MENERIMA FAKTA “KEHENDAK BAPA” INI, NAMUN DIA MENEGASKAN BAHWA MEMANG  DEMIKIAN, bahkan Kepada Orang-Orang Yang Dinyatakan Akan Mengalami Maut(bandingkan dengan Yohanes 6:29) Karena Tidak Percaya Kepada-Nya (bandingkan dengan Yohanes 6:36); Tidak  dapat Percaya Sebab Bukan yang Termasuk Domba Gembalaan Yesus Yang Diserahkan Bapa kepada-Nya:

  • Yohanes 6:43 “Jawab Yesus kepada mereka: “Jangan kamu bersungut-sungut.
  • Yohanes 6:44Tidak ada seorangpun yang DAPAT DATANG kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus  Aku, dan ia akan Kubangkitkan pada akhir zaman.”

YESUS KRISTUS kepada Mereka yang jelas tidak percaya dan jelas-jelas tidak melakukan pekerjaan yang dikehendaki Bapa (percaya kepada Yesus), tetap Mewartakan dan Menawarkan Berita Keselamatan, dengan menjelaskan kepada mereka:

  • Yohanes 6:47 “Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya, ia mempunyai hidup yang kekal.
  • Yohanes 6:48Akulah roti hidup.”
  • Yohanes 6:50Inilah roti yang turun dari sorga: Barangsiapa makan dari padanya, ia tidak akan mati.”
  • Yohanes 6:51Akulah roti hidup yang telah turun dari sorga. Jikalau seorang makan dari roti ini, ia akan hidup  selama-lamanya, dan roti yang Kuberikan itu ialah daging-Ku, yang akan Kuberikan untuk hidup dunia.”

PEWARTAAN YESUS  Tentang Perihal ini MENGHASILKAN PERTENGKARAN DIANTARA PARA PENDENGARNYA YANG ORANG-ORANG YAHUDI.

Ya… Seperti yang Yesus Katakan Sebelumnya Hanya domba yang dapat mendengar suaranya/perkataannya; Selain  domba-dombanya maka hasilnya  buruk. Kabar Baik dari Tuhan akan berujung  Buruk bagi  semua orang gembalaan Iblis :

  • Yohanes 6:52 “Orang-orang Yahudi bertengkar antara sesama mereka dan berkata: “Bagaimana Ia ini dapat memberikan daging-Nya kepada kita untuk dimakan.”

Kesukaran yang begitu tinggi untuk dipahami dengan pemahaman manusia terhadap perkataan Yesus bahwa dagingnya adalah  roti yang dia berikan untuk dimakan.

  • Yohanes 6:54 ” Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia mempunyai hidup yang kekal dan Aku akan  membangkitkan dia pada akhir zaman.”

Mereka berpikir bahwa Yesus sedang memaksudkan sesuatu yang literal terkait MAKAN dan MINUM, namun yang lebih penting lagi betapa sukarnya  memahami soal akan mempunyai hidup yang kekal, malahan dibangkitkan oleh Yesus pada akhir zaman melalui makan dagingku dan minum darahku. Mengenai memakan roti dari Sorga (bandingkan dengan Keluaran 16), ini perihal yang sangat dipahami secara  baik oleh orang  Yahudi; bahwa dibawah kepemimpinan Musa kala mereka memakan roti  yang diberikan  Bapa pun tidak  memberikan kehidupan kekal; dan mereka tahu bahwa roti yang turun dari langit- yang mereka terima dalam kepemimpinan  Musa adalah  benar-benar Makanan bukan daging manusia, seperti Yesus katakan!

Maka Yesus menjelaskan:

  • Yohanes 6:32 “Maka kata Yesus kepada mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya bukan Musa yang memberikan kamu roti dari sorga, melainkan Bapa-Ku yang memberikan kamu roti yang benar dari sorga.”
  • Yohanes 6:55 “Sebab daging-Ku adalah benar-benar makanan dan darah-Ku adalah benar-benar minuman.”

Dan memang  yang disimbolkan melalui  benar-benar makanan dan benar-benar minuman itu memang memberikan hidup kekal. Yesus  dalam hal ini sebenarnya juga sedang  berbicara hal yang akan terjadi kala itu yaitu peristiwa kematian dan penumpahan darah Yesus  di atas salib untuk pengampunan dosa; dimana Yesus KELAK AKAN BERKATA kepada MURID-MURIDNYA  sebelum peristiwa itu  terjadi: “Dan ketika mereka  sedang makan, Yesus mengambil roti, mengucap berkat, memecah-mecahkannya lalu memberikannya kepada murid-murid-Nya  dan berkata: “Ambillah, makanlah, inilah tubuh-Ku.” Sebab inilah darah-Ku, darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi  banyak orang untuk pengampunan dosa“-Matius 26:26-28 (bandingkan dengan Lukas 22:7-23; Markus 14; Yohanes 13)

YESUS memperbandingkan dirinya yang dikatakannya sebagai roti secara langsung dengan  roti yang benar-benar makanan  yang pernah diterima dan dimakan  oleh nenek moyang mereka; bahkan dirinya (roti) jauh lebih unggul sebab memberi hidup selama-lamanya  :

  • Yohanes 6:58 “Inilah roti yang telah turun dari sorga, bukan roti seperti yang dimakan nenek moyangmu dan mereka telah mati. Barangsiapa makan roti ini, ia akan hidup selama-lamanya.”

Para Murid Pun Tidak Sanggup Memahami Bahwa Yesus adalah Roti Yang memberikan Hidup Kekal, Dan Sang Gembala Menuntun Mereka :

  • Yohanes 6:60 “Sesudah mendengar semuanya itu banyak dari murid-murid Yesus yang berkata: “Perkataan ini keras,  siapakah yang sanggup mendengarkannya?”
  • Yohanes 6:61 “Yesus yang di dalam hati-Nya tahu, bahwa murid-murid-Nya bersungut-sungut tentang hal itu, berkata  kepada mereka: “Adakah perkataan itu menggoncangkan imanmu?”
  • Yohanes 6:63Rohlah yang memberi hidup, daging sama sekali tidak berguna. Perkataan-perkataan yang Kukatakan  kepadamu adalah roh dan hidup.

Kita sekali lagi melihat bahwa domba-domba yang diserahkan Bapa kepada Yesus ; domba-domba yang tidak dapat dirampas siapapun dan dibinasakan ini tetap harus berhadapan dengan fakta dalam kehidupan rohani  yaitu tantangan kehidupan orang beriman yang harus dilalui, dan dalam hal ini Yesus menuntun mereka  untuk melalui ketidakmengertian mereka sehingga mereka pasti tetap dalam  kepemilikan Yesus. Ya…dengan kata lain: fakta para domba itu adalah mereka yang diserahkan oleh Bapa kepada Yesus; dijaga dan didoakan oleh Yesus untuk dipelihara Bapa pun tidak melenyapkan kelemahan para domba itu. Dan dalam kelemahan-kelemahan rohani itulah Yesus sebagai Gembala menuntun mereka. Bahkan Yesus  dapat melakukan tindakan yang tak terduga pada domba pilihannya sendiri seolah-olah tidak peduli atau tidak kuatir jika dombanya hilang; ini justru  menjadi bukti bahwa memang hanya mereka yang dipilihnya saja dapat  bertahan dan melalui berbagai tantangan dunia nyata atau rohani dalam mengenali siapakah dia sesungguhnya :

  • Yohanes 6:67 “Maka kata Yesus kepada kedua belas murid-Nya: “Apakah kamu tidak mau pergi juga?”
  • Yohanes 6:68 “Jawab Simon Petrus kepada-Nya: “Tuhan, kepada siapakah kami akan pergi? Perkataan-Mu adalah perkataan hidup yang kekal
  • Yohanes 6:69 “dan kami telah percaya dan tahu, bahwa Engkau adalah Yang Kudus dari Allah.”
  • Yohanes 6:70Jawab Yesus kepada mereka: “Bukankah Aku sendiri yang telah memilih kamu yang dua belas ini? Namun seorang di antaramu adalah Iblis.”
  • Yohanes 6:71 “Yang dimaksudkan-Nya ialah Yudas, anak Simon Iskariot; sebab dialah yang akan menyerahkan Yesus, dia seorang di antara kedua belas murid itu.”

Jika Yesus  telah memilih  yang 12 tersebut maka setiap orang percaya yang bahkan  untuk orang percaya yang akan datang oleh pemberitaan Injil; mereka pun adalah pilihan Bapa; Sebagaimana dikemukakan oleh Rasul Paulus sendiri :

  • Efesus 1:1-5,11 ” Dari Paulus, rasul Kristus Yesus oleh kehendak Allah, kepada orang-orang kudus di Efesus, orang-orang percaya dalam Kristus Yesus. Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita dan dari Tuhan Yesus Kristus menyertai kamu. Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus yang dalam Kristus telah mengaruniakan kepada kita segala berkat rohani di dalam sorga. Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya. Dalam kasih Ia telah menentukan kita dari semula oleh Yesus Kristus untuk menjadi anak-anak-Nya, sesuai dengan kerelaan kehendak-Nya,.. (11)Aku katakan “di dalam Kristus“, karena di dalam Dialah kami mendapat bagian yang dijanjikan–kami yang dari semula ditentukan untuk menerima bagian itu sesuai dengan maksud Allah, yang di dalam segala sesuatu bekerja menurut keputusan kehendak-Nya
  • Efesus 2:10 “Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.”

YESUS KEMBALI MENEGASKAN FAKTA KERAS YANG SUKAR DITERIMA BAHKAN OLEH ANDA YANG BERANGKALI JUGA ADALAH PARA PENGAJAR  ALKITAB ATAU PENDETA:

  • Yohanes 6:65 “Lalu Ia berkata: “Sebab itu telah Kukatakan kepadamu: Tidak ada seorangpun dapat datang kepada-Ku,  kalau Bapa tidak mengaruniakannya kepadanya.”

Dengan kata lain setiap orang membutuhkan karunia  dari BAPA, JIKA TIDAK dikaruniakan maka MUSTAHIL untuk dapat  datang kepada Bapa. Jadi ini tidak bermula dari MENGENAL DAN MENGHARGAI DIRI SENDIRI; TIDAK BERMULA DARI ANDA YANG DAPAT MENGENALI DIRINYA BERHARGA DIMATA TUHAN.

YESUS TIDAK MENGATAKAN DEMIKIAN! YESUS MENGATAKAN ” TIDAK ADA SEORANGPUN DAPAT DATANG KEPADA YESUS, KALAU BAPA TIDAK  MENGARUNIAKANNYA KEPADA ORANG TERSEBUT.” MENGATAKAN SEBALIKNYA ADALAH SEBUAH DUSTA; BAHKAN FITNAH SEBAB YESUS TAK PERNAH AJARKAN DEMIKIAN!

Perhatikan hal-hal teramat penting terkait  fakta ini:

  • Hanya Yesus yang tahu tentang siapa-siapa Yang dikaruniakan; Anda dan saya TIDAK TAHU sehingga anda tidak punya pengetahuan akan hal ini SELAIN  ANDA DAPAT MELIHAT BUAH-BUAH KEHIDUPAN BERIMAN DALAM DIRI ORANG PERCAYA SEJATI, DAN MENJALANKAN AMANAT AGUNG  untuk memberitakan Injil kepada semua orang/semua bangsa yang belum percaya atau mendengarkan berita Injil sebagaimana yang Yesus PERINTAHKAN  :”Yesus mendekati mereka dan berkata: “Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi.Karena itu  pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.”-Matius 18:18-20 
  • Yesus yang Memilih siapa yang akan dia pilih; Anda dan saya TIDAK TAHU siapakah yang dipilih, sehingga anda tidak memiliki pengetahuan akan  hal ini SELAIN MENJALANKAN AMANAT AGUNG untuk memberitakan Injil DALAM FAKTA BAHWA  YESUS YANG MEMILIH SIAPA YANG AKAN SELAMAT DAN BUKAN DOMBA YANG MEMILIH UNTUK SELAMAT DAN PERCAYA.
  • Pemberitaan Injil yang anda dan saya lakukan adalah Perintah  yang HARUS dijalankan agar kabar baik/pemberitaan itu tersiar kepada semua bangsa tanpa kecuali;  DALAM HAL memberitakan injil kita harus paham bahwa Yesus yang memilih domba-domba kepunyaannya saat anda memberitakan Injil; dalam hal ini kita hanya HARUS TUNDUK PADA KETETAPAN TUHAN YANG RAHASIA BAGI KITA ( siapa yang dipilih)  DAN SEKALIGUS TUNDUK DALAM MEMBERITAKAN INJIL. Dan INGATLAH, BUKANKAH telah kita pelajari bahwa YESUS sendiri kepada orang-orang Yahudi yang JELAS-JELAS MENOLAK DAN MERENDAHKAN DIRINYA, masih saja YESUS MENGABARKAN BERITA BAIK.
  • Pemberitaan Injil dengan demikian  PASTI akan MENGHASILKAN  2  macam pendengar : (1) Yang menjadi murid yaitu Orang yang Mengikut Yesus Kristus  atau yang diserahkan Bapa menjadi milik Yesus dan (2) Bukan murid yaitu orang yang tidak mengikut Yesus berdasarkan pemilihan Bapa untuk diserahkan kepada Yesus- (dalam hal ini kita dalam keseharian bergereja dapat melihat sebuah fenomena yang sama   persis seperti  begitu banyaknya orang mengikut Yesus dan disebut murid sebab mereka terpesona oleh tanda-tanda dan makanan yang diberikan Yesus namun akhirnya mengundurkan diri)-: Yohanes 6:59 ” Semuanya ini dikatakan Yesus di Kapernaum ketika Ia mengajar di rumah ibadat.” Yohanes 6:65 “Lalu Ia berkata: “Sebab itu TELAH KUKATAKAN KEPADAMU: Tidak ada seorangpun dapat datang kepada-Ku,  kalau Bapa tidak mengaruniakannya kepadanya.” Yohanes 6:66 “Mulai dari waktu itu banyak murid-murid-Nya mengundurkan diri dan tidak lagi mengikut Dia.”

    Dalam hal ini kita akan atau pasti menemukan mereka yang terlihat sebagai orang-orang Kristen atau terlihat sebagai murid-murid Yesus namun sesungguhnya bukan yang dipilih Yesus. Mereka bisa jadi terlihat demikian tidak bedanya secara lahiriah dengan murid-murid yang dipilih namun karena bukan  yang dipilih maka akan mengundurkan diri sebagaimana yang diperlihatkan diatas kala Yesus menyatakan dirinya Roti yang memberi hidup kekal.

    Dengan kata lain, tidak bisa dikatakan bahwa jika seseorang yang dikenali sebagai Kristen lalu kita melihat dia undur atau murtad lantas disimpulkan bahwa doktrin Pemilihan  atau “sekali percaya tetap percaya” adalah sebuah kesalahan yang sangat fatal.  Dalam hal ini kita harus mempertimbangkan dengan sangat tidak main pada keterangan Yesus sendiri : (1) Bukan domba miliknya dan (2) sebagaimana kasus Yudas Iskariot yang sekalipun dipilihnya sendiri namun terhilang sebab menurut Yesus terkait dengan apa yang telah ditetapkan dan harus digenapi.  Perlu sebuah pemahaman sebagaimana Yesus menyatakannya; dan yang terpenting dari semua ini adalah Yesus sendiri yang menyatakan mengenai pemilihan dan kepastian keselamatan atas domba-domba pilihannya!

    Sehubungan dengan hal diatas, maka perhatikanlah  3  hal ini  :

    1 Yohanes 2:19Memang mereka berasal dari antara kita, tetapi mereka tidak sungguh-sungguh termasuk pada kita; sebab jika mereka sungguh-sungguh termasuk pada kita, niscaya mereka tetap bersama-sama dengan kita. Tetapi hal itu terjadi, supaya menjadi nyata, bahwa tidak semua mereka sungguh-sungguh termasuk pada kita.”

    [ Bandingkanlah dengan :

    NIV :”They went out from us,   but they did not really belong to us. For if they had belonged to us, they would have remained with us; but their going showed that none of them belonged to us.”

    KJV : “They went out from us, but they were not of us; for if they had been of us, they would no doubt have continued with us: but they went out, that they might be made manifest that they were not all of us.”

    CJB- Complete Jewish Bible : “They went out from us, but they weren’t part of us; for had they been part of us, they would have remained with us.”

    One John   Two Nineteen

    HCSB – Holman Christian Standard Bible :”They went out from us, but they did not belong to us; for if they had belonged to us, they would have remained with us. However, they went out so that it might be made clear that none of them belongs to us.”

    GNT – Good News Translation : “These people really did not belong to our fellowship, and that is why they left us; if they had belonged to our fellowship, they would have stayed with us. But they left so that it might be clear that none of them really belonged to us.”

    ESV- English Standard Version :”They went out from us, but they were not of us; for if they had been of us, they would have continued with us. But they went out, that it might become plain that they all are not of us.”]

    Ibrani 3 :7-11,16 “Sebab itu, seperti yang dikatakan Roh Kudus: “Pada hari ini, jika kamu mendengar suara-Nya,janganlah keraskan hatimu (bandingkan dengan perkataan Yesus bahwa DOMBA SEJATI MENDENGAR SUARANYA  bukan mengeraskan  hati) seperti dalam kegeraman pada waktu pencobaan di padang gurun,di mana nenek moyangmu mencobai Aku dengan jalan menguji Aku, sekalipun mereka melihat perbuatan-perbuatan-Ku, empat puluh tahun lamanya (bandingkan  situasi ini dengan Yesus dan orang-orang Yahudi  dan 12 murid di satu sisi yang juga sama-sama melihat perbuatan-perbuatan Yesus selama pelayanannya di muka bumi).Itulah sebabnya Aku murka kepada angkatan itu, dan berkata: Selalu mereka sesat hati (bandingkan dengan orang-orang Yahudi yang menuding Yesus KERASUKAN SETAN), dan mereka tidak mengenal jalan-Ku (bandingkan dengan  pernyataan Yesus bahwa domba-domba atau orang Kristen Sejati MENDENGAR SUARANYA DAN  IKUT YESUS atau dengan kata lain orang-orang Kristen sejati MENGENAL jalan Yesus), sehingga Aku bersumpah dalam murka-Ku: Mereka takkan masuk ke tempat perhentian-Ku (bandingkan dengan JANJI YESUS bahwa dombanya akan berada di tempat dimana Yesus berada bahkan menyediakan rumha bagi para domba pilihan Bapa- Yohanes 14:2).”… (16) siapakah mereka yang membangkitkan amarah Allah, sekalipun mereka mendengar suara-Nya ( tidakkah ini sama dengan orang-orang Yahudi yang menuding Yesus KERASUKAN SETAN SEKALIPUN MEREKA MENDENGAR YESUS DAN MENYAKSIKAN MUJIZAT-MUJIZAT YESUS dan Yesus katakan bahwa bapa mereka adalah Iblis atau dengan kata lain BUKAN yang Diserahkan Bapa kepada Yesus; dana Yesus tetap beritakan kabar baik bagi mereka!)? Bukankah mereka semua yang keluar dari Mesir di bawah pimpinan Musa ( tidakkah  orang-orang Yahudi yang menuding Yesus KERASUKAN SETAN juga sangat menghargai Musa dan tetap memandang dia sebagai pemimpin tetapi menolak Yesus- bacalah Yohanes 5:45-47)?

    Yohanes 8:31 “Maka kata-Nya kepada orang-orang Yahudi yang percaya kepada-Nya: “Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku.”

Jadi penyampaian kebenaran  oleh Yesus melahirkan mereka yang BENAR-BENAR MURID sebab mereka adalah yang diserahkan Bapa kepada Yesus  ; dan yang dianggap sebagi MURID-MURID dalam pandangan manusia sebab secara lahiriah mereka memang mengikut Yesus, mengagumi Yesus sebab ada hal menguntungkan dari mengikut Yesus  yaitu disembuhkan dan diberkati; Namun mereka bukan yang diserahkan Bapa kedalam Yesus; Inilah murid-murid atau orang Kristen yang DAPAT HILANG sebab sekalipun ada didalam gereja nsmun dikarenakan bukan termasuk yang  diserahkan oleh Bapa kepada Yesus. Tentu saja sambil mengingat bahwa Yesus juga ada MENEGASKAN TANTANGAN ORANG PERCAYA PILIHAN YANG SANGAT TIDAK MAIN-MAIN SEHINGGA JIKA MUNGKIN DAPAT MENJATUHKAN ORANG-ORANG PILIHAN ITU.

Hal ini disaat yang sama, tidak hendak mengatakan bahwa  murid Tuhan tidak dapat melakukan kesalahan, melakukan dosa, melakukan kekeliruan dalam kehidupan berimannya; namun jelas dan pasti  para domba yang berada dalam pengembalaan Yesus, akan memastikan perjalanan mereka  didunia ini tidak akan dibiarkan hanyut dalam godaan dunia dan dosa; bahkan domba-domba yang dipilih Bapa ini PASTI DIDISPLINKAN OLEH BAPA : ” karena Tuhan menghajar orang  yang dikasihi-Nya, dan Ia menyesah orang yang diakui-Nya sebagai anak.”Jika kamu harus menanggung ganjaran; Allah memperlakukan kamu seperti anak. Di manakah terdapat anak yang tidak dihajar oleh ayahnya?  Tetapi, jikalau kamu  bebas dari ganjaran, yang harus diderita setiap orang, maka kamu bukanlah anak, tetapi anak-anak  gampang.Selanjutnya: dari ayah kita yang sebenarnya kita beroleh ganjaran, dan mereka kita hormati; kalau demikian bukankah kita harus lebih taat kepada Bapa segala roh, supaya kita boleh hidup? Sebab mereka mendidik kita dalam waktu yang pendek sesuai dengan apa yang mereka anggap baik, tetapi Dia menghajar kita untuk kebaikan kita, supaya kita beroleh bagian dalam kekudusan-Nya…  Berusahalah hidup damai dengan semua orang dan kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak seorangpun akan melihat Tuhan.- Ibrani 12:6-10,14

 

Perhatikan bahwa dalam hal mengejar kekudusan bukan seolah-olah kita berhasil memiliki kekudusan sendiri tetapi kita beroleh kekudusan yang merupakan MILIK BAPA sehingga dikatakan  “supaya kita beroleh BAGIAN DALAM KEKUDUSAN-NYA,”  frasa “kekudusan-Nya” jelas menunjukan kepemilikan TUHAN; frasa “beroleh bagian,”  jelas menunjukan bahwa kita TURUT MEMILIKI APA YANG MERUPAKAN MILIK BAPA yaitu KEKUDUSANNYA. Menagapa? Sebab tidak ada bentuk kekudusan di dunia ini akan tetap kudus kala berhadapan dengan kekudusan milik TUHAN. Kekudusan-Nya adalah sebuah hal yang sorgawi sementara  kekudusan manusia adalah fana yang  tidak akan sanggup untuk sekedar mendekat saja, sebab pasti musnah.

Pedang Tajam KPK - Kompas 1 Maret 2014

Pedang Tajam KPK – Kompas 1 Maret 2014

Dalam hal ini kita melihat bahwa sebagai orang-orang pilihan,   SELAMA PERJALANAN MENGARUNGI  KEHIDUPAN SEBAGAI ORANG-ORANG BERIMAN,  KITA TIDAK AKAN PERNAH LEPAS DARI PANTAUAN DAN DIDIKAN TUHAN! Sebagai orang-orang pilihan kita dapat sekali waktu tergelincir berbuat dosa, kita masih dapat marah, kita masih dapat kecewa pada Tuhan mana kala doa-doa penuh harap tidak terjawab, kita bahkan dapat secara angkuh “mendiamkan” Tuhan tanda marah. Kita di dunia ini pada dasarnya terjebak dalam sistem  dunia yang pada dasarnya anti terhadap kebenaran Tuhan, anti terhadap kejujuran, anti terhadap perang melawan korupsi; anda bahkan berangkali tidak menyadari melakukan suap kala  mengurus administrasi di kantor-kantor layanan publik, melakukan ketidakjujuran; berangkali demi mendapatkan KTP yang cepat anda menyogok petugas dan hal lain sejenisnya; berangkali sebagai pengusaha anda belum  tentu adil terhadap karyawan atau bawahan  anda; berangkali anda sebagai atasan atau pengusaha lebih mengejar profit dan mengabaikan kebutuhan hidup layak dan keselamatan kerja karyawan anda padahal anda mampu untuk melakukannya; berangkali dalam laporan keuangan perusahaan anda melakukan ketidakjujuran; berangkali anda tidak cukup transparan dalam hidup anda  terhadap isteri, anak dan keluarga anda? Ringkasnya dunia ini pada dasarnya  jatuh kedalam dosa, dan dosa memberikan  kehidupan  gelap pada  kehidupan dunia fana  ini dan orang-orang Kristen pun  harus tegak  lurus- berdiri dalam menghadapi fakta kelam ini agar tidak sama dengan dunia ini! ( Roma 12:2 BISJanganlah ikuti norma-norma dunia ini. Biarkan Allah membuat pribadimu menjadi baru, supaya kalian berubah. Dengan demikian kalian sanggup mengetahui kemauan Allah–yaitu apa yang baik dan yang menyenangkan hati-Nya dan yang sempurna” ). Tentu mustahil anda melakukannya kecuali Yesus Kristus adalah  Gembala yang menuntun anda dalam perjalanan di dunia ini.

Pedang Tajam KPK - Kompas 1 Maret 2014

Pedang Tajam KPK – Kompas 1 Maret 2014

 

Berangkali sebagai pendeta atau gembala atas jemaat, anda tidak berani menegur kejahatan yang mungkin berpotensi dilakukan anggota jemaat anda; berangkali anda tidak berani  mengingatkan jemaat anda untuk  jangan membawa uang hasil korupsi, hasil penipuan, hasil usaha anda dengan mempekerjakan karyawan atau buruh secara murah atau malah murahan?; atau anda tidak berani sebagai pendeta mengingatkan betapa  Yesus adalah sentral keselamatan dan bukan usaha manusia; bukan perbuatan baik. Memang jelas tidak ada yang sempurna tetapi seperti halnya Yesus terhadap para domba-dombanya, tidakkah anda harus mengingatkan untuk tidak menjadi hamba dosa dalam dunia yang serba materialis  dan membungkam nurani kemanusiaan ini?

Atau berangkali anda mengajarkan bahwa apa yang dikatakan Yesus bahwa seseorang dapat menjadi pengikutnya adalah berdasarkan pemilihan sebagaimana kehendak Bapa, sebagai sebuah kesesatan? Atau malah anda menyampaikan informasi  PALSU bahwa pengajaran Yesus yang demikian membuat orang-orang Kristen tidak lagi mengupayakan sebuah kualitas kehidupan beriman untuk mengejar kekudusan sebagai orang percaya didalam didikan dan ganjaran Tuhan seperti halnya ayah terhadap anaknya? Ingat ayah tidak pernah tiba-tiba berkata hari ini engkau kehilangan status anakku sebab kamu berbuat dosa! Ayah kita akan menegur dan memarahi kita dalam kesalahan dan kejahatan kita namun tidak akan mencabut status anak pada diri anaknya. Kalau orang tua dunia  yang berdosa dan tidak sempurna saja demikian dalam memandang anaknya maka lebih lagi Tuhan. Sejauh anak tunduk dalam didikan dan menerima ganjaran maka dia tetaplah anak yang dididik dan diganjar agar menjadi lebih baik; dan pasti Yesus sebagai Gembala kita sangat tahu bagaimana menuntun kita kejalan yang benar (bandingkan dengan Mazmur 23). Apakah anda orang percaya atau pendeta yang mengajarkan bahwa jika  orang kristen berbuat salah, dosa atau jahat  maka akan kehilangan keselamatan?

Kalau anda mengajarkannya maka inilah yang dapat terjadi : tidak perlu anda menjadi penjahat, pembunuh, penipu, pendusta dan lain sebagainya, tetapi cukup sekali melakukan kejahatan; cukup sekali saja anda menipu, cukup sekali saja anda berdusta-ya tidak perlu menjadi penjahat, penipu dan penipu. Satu kali melakukan hal jahat saja sudah membuat andakehilangan keselamatan, kehilangan status sebagai anak.

SEKALI SELAMAT TETAP SELAMAT,” mengacu pada  kesaksian dalam Alkitab dan  sama sekali tidak berindikasi MURAHAN apalagi GAMPANGAN. Apalagi seolah bebas berdosa dan tetap selamat sebab sudah dipilih Tuhan. Ingatlah bahwa ketika TUHAN memilih maka dia memastikan orang pilihannya IKUT DIA bukan cuma  mendengar firman dan perbuatan tidak ada. Orang yang dipilih pasti mendengar Yesus dan mengikut Yesus; ada keselarasan antara mendengar dan akibat mendengar sebab yang berkata adalah  Yesus yang berkuasa; bukan Yesus   yang tanpa kuasa!

Renungkanlah dengan seksama dan periksalah diri anda bagaimana anda memandang keselamatanmu dan apakah SELARAS  DENGAN YESUS TERKAIT PERIHAL INI?

***

Advertisements

Editor, Penulis & Penerjemah www.anchoroflife.blogspot.com

Tagged with: ,
Posted in Doctrines, Dosa, Keselamatan, Siapakah Yesus Kristus, Total Depravity
2 comments on “Apa Lagi ini, ”Sekali Selamat Tetap Selamat” (?)
  1. Emesing Gres says:

    Shalom tulisan yg sangat memberkati. Utk kasus seorang yg dipilih Allah kemudian murtad atau dipilih Allah akan tetapi trs saja melakukan dosa, bagaimana kah dg itu? Apakah mereka mendapat kan hidup kekal bersama Kristus masih selamat? Ketika mereka tdk meresponi apa yang Allah tuntun atau keinginan utk hidup dibawah ketaatan penuh terhadap Kristus, apakah mereka akan ttp mendapat keselamatan dr Kristus? Atau hilang? Jika “sekali selamat ttp selamat” menjadi acuanya berarti mereka ttp selamat apa pun finalnya? Mohon pencerahan. Tuhan memberkati.

    • martinsimamora says:

      apapun finalnya haruslah sebagai seorang yang setia dan hidup dalam Kristus sebagai kesudahan hidupnya. Harus diingat bahwa “sekali selamat tetap selamat” bukan formulasi untuk memperbudak Tuhan sebagai pelayan dosa kita, sebaliknya sebuah KEHIDUPAN OTENTIK YANG DIBERIKAN ALLAH pada siapapun yang beriman padanya. Perkataan Yesus “Ikutlah Aku” atau “pikul salibmu dan sangkal diri” itu sebuah KEHIDUPAN bukan hukum agar selamat. Mengapa bukan hukum, karena segala sesuatu dimulai dari ikut Dia…bukan cuma mulut berkata aku pengikut-Nya tp langkah kaki turuti nafsu dan dunia.

      Hanya jika sungguh pengikut Kristus maka ia memiliki dalam dirinya determinasi bagi Yesus yang lahir dari pengenalan akan kehendak Bapa sebagai kealamian dalam mengikut Yesus.

      jadi omong kosong kalau ada yang berkata apapun akhir hidupmu maka tetap selamat? akhir hidupmu adalah PENIKMAT DAN PENGAGUNG segala hasrat dunia, hasrat diri dan hasrat pikiranmu, maka pertanyaannya: benarkah dirinya itu pengikut Kristus.

      hati-hati pengajaran Kristus di atas berpijak pada IA yang tahu dan yang mengenal siapa kepunyaannya, jadi jangan ngaku-ngaku murid tp hamba atau penikmat atau pengagung diri sendiri dan dunia dengan segala spiritualitas semunya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

%d bloggers like this: